pln1

Bebaskan Lahan PLTA Asahan III, PLN Salurkan Rp 15,3 M

MEDAN – PT PLN telah mengucurkan dana sebesar Rp15,3 miliar untuk pembebasan dan pengadaan lahan proyek PLTA Asahan III di kawasan Kampung Batu Mamak, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Luasnya 18 hektar.

Dana itu disalurkan bertahap dan tepat sasaran berdasarkan rekomendasi kerja dari Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Pemerintah Kabupaten Tobasa.

“Ada sekitar Rp 17 miliar dana yang dialokasikan untuk proses gantirugi ini. Namun yang disalurkan Rp15,3 miliar untuk 323 warga setempat yang memang berhak menerima gantirugi itu sesuai data yang ditunjukan oleh Tim P2T Pemkab Tobasa,” ujar Manager Proyek PLTA Asahan III, Robert Aprianto Purba, di kantornya, Selasa (10/7/2012).

Kelebihan dana yang ada, ungkap Robert, dikembalikan ke manajemen pusat agar bisa disalurkan kepada 43 warga setempat yang belum sempat menerima dana gantirugi tersebut. Kata dia, puluhan warga yang belum menerima dana ganti rugi itu umumnya karena berhalangan hadir, baik karena keluar kota, urusan pesta, dan lainnya.

Adapun warga yang berhak menerima ganti rugi, kata Robert, sesuai pendataan Tim P2T adalah yang memiliki bukti-bukti berupa sertifikat hak milik (SHM), girik tanah dari lurah, dan sejenisnya yang bisa dipertanggungjawabkan oleh warga pemilik lahan kepada Tim P2 Pemkab Tobasa.

Untuk Tim P2T sendiri, Robert menyebutkan PLN memberikan bantuan dana untuk proses pendataan seperti yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 58/2008 tentang Biaya Operasional Tim Panitia Pengadaan Tanah.

Kata Robert, pembebasan lahan dimaksud bertujuan untuk membangun sarana infrastruktur, termasuk basecamp dan jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan daerah lain di Tobasa. Hal yang sama juga dilakukan untuk daerah Asahan.

Menurutnya, dengan pembangunan jalan selebar 6 meter dan diaspal hotmix, maka sangat diyakini dapat mengingkatkan perekonomian masyarakat Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, dan Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan, Meranti Kabupaten Toba Samosir.

“Tujuan pelebaran jalan ini tidak hanya untuk keperluan proyek, namun utamanya adalah untuk keperluan masyarakat sekitar. Tersedianya jalan yang baik yang menghubungkan Kota Porsea ke kota Puloraja merupakan prasarana umum yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Robert. (Muhammad Isya)

Share This Article

Bank Mandiri Medan Bantu Pusat Pasar Rp 50,6 Juta

Next Story »

Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1433 H di PTPN III

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film

  • the-equalizer

    The Equalizer

    3 months ago

    MEDAN – Sebuah gebrakan besar baru-baru ini lahir dari sutradara Antoine Fuqua yang sebelumnya dikenal  dengan  film-film bertema  kriminal  seperti  Training Day, Brooklyn Finest, hingga Olympus Has ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    SexHealthLiving

  • sleepy-girl

    Awas 5 “Warning” Tubuh Ini

    4 days ago

    MEDAN – Mencukupi kebutuhan nutrisi sangat penting agar tubuh bisa beraktivitas dengan semestinya. Ketika pola makan Anda kurang nutrisi, jangan heran jika akan mengalami gejala-gejala aneh pada tubuh. ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Culinary

  • santika-medan

    Yuk Cicipi Masakan Italia di Santika Medan

    2 weeks ago

    MEDAN – Bulan Desember ini, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan diramaikan dengan makanan Indonesia dipadukan dengan Italia dalam gelaran awal bulan Raon-raon Saminggu Makan Sukak-Sukak ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Travel

  • Panda-Singapura

    Kenapa Panda Berwarna Hitam Putih?

    2 months ago

    JAKARTA – Panda yang berasal dari Cina adalah hewan yang sangat langka. Diperkirakan hanya ada sekitar 2.000 sampai 3.000 panda di seluruh dunia. Bentuk tubuh panda sangat ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Classified Ads

    Brows more Blog post

    More