JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Agustus sebesar 0,95%. Angka ini lebih tinggi dari prediksi Bank Indonesia. Inflasi tahun kalender mencapai 3,48%.
Sementara inflasi year on year mencapai 4,58%. Kepala BPS Suryamin mengatakan, pengerek laju inflasi adalah bahan makanan.
Sebelumnya, Bank Indonesia memperkirakan inflasi Agustus mencapai 0,7% hingga 0,8%. Sedangkan inflasi tahunan (year on year) pada Agustus diprediksi mencapai 4,5%.
Inflasi itu sedikit terdongkrak oleh hari raya Lebaran yang menyebabkan tingkat konsumsi masyarakat tinggi. (Kontan)











