Bunga Kredit Perbankan Sumut Bertahan di 11,6 Persen

Mohammed Bintang January 25, 2012 0
Bunga Kredit Perbankan Sumut Bertahan di 11,6 Persen

MEDAN - Suku bunga kredit perbankan di Sumatera Utara (Sumut) pada posisi November 2011 berada di level 11,6 persen. Persentase ini masih tinggi, apalagi BI Rate sudah berada di level 6 persen. Sementara itu, penyaluran kredit terus meningkat dan tembus Rp 102,14 triliun.

Data Bank Indonesia (BI) Kantor Regional Sumut dan Aceh mencatatkan, suku bunga kredit naik sebesar 0,09 bps dibandingkan posisi Oktober 2011.

Padahal selama Juni 2011, suku bunga kredit perbankan telah menunjukkan arah penurunan, di mana suku bunga kredit tercatat sebesar 9,96 persen atau turun sedikit dari posisi Mei 2011 sebesar 9,98 persen.  Bahkan, mengalami penurunan yang cukup besar dari posisi April 2011 yang sebesar 11,74 persen dan Maret sebesar 11,65 persen.

“Sampai dengan Juni 2011, suku bunga kredit tercatat 9,96 persen atau turun 0,02 bps dari posisi Mei yang sebesar 9,98 persen. Namun pada November mengalami kenaikan. Kenaikan ini dimulai sejak Agustus 2011 lalu,” terang Kepala Bidang Moneter dan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Kantor Regional Sumut dan Aceh, Mikael Budisatrio,kepada MedanMagazine, di kantornya, Rabu sore (25/01/12).

Sementara itu, suku bunga deposito berada pada level 6,25 persen atau turun sedikit dari kondisi Oktober 2011 yang sebesar 6,45 persen.

Untuk pergerakan suku bunga giro rupiah pada posisi November 2011 mengalami sedikit kenaikan di level 2,33 persen dari Oktober yang sebesar 2,3 persen. Sementara suku bunga tabungan rupiah juga turun menjadi 2,63 persen dari sebelumnya 2,76 persen pada posisi Oktober 2011.

“Dengan perkembangan tersebut, selisih suku bunga kredit terhadap deposito menjadi 5,35 persen, sedangkan selisih antara suku bunga kredit dengan suku bunga giro 9,27% dan tabungan menjadi 8,97 persen,” ungkap Mikael.

Sementara itu, penyaluran kredit perbankan Sumut pada posisi November 2011 mencapai Rp 102,14 triliun. Kredit ini tetap didominasi kredit modal kerja (KMK) yang tercatat Rp 47,14 triliun atau 46,15 persen dari total kredit perbankan Sumut, diikuti kredit konsumsi sebesar Rp 32,73 triliun atau 32,04 persen, dan kredit investasi Rp 22,27 triliun atau 21,81 persen dari total kredit.

Dominasi penyaluran kredit untuk KMK tidak terlepas dari tingginya pembangunan saat ini di Sumut dan daerah, terutama ke sektor riil.

“Indikator lain kenaikan penyaluran kredit perbankan di Sumut juga dipengaruhi tingginya serapan ke berbagai sektor terutama perdagangan, hotel dan restoran,” ujarnya. (Laporan:Muhammad Isya/isya@medanmagazine.com)

Leave A Response »

Switch to our mobile site