Cuaca Ekstrem di Sumut Hingga Juli 2012

Alexander June 6, 2012 0
Cuaca Ekstrem di Sumut Hingga Juli 2012

MEDAN – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Polonia Medan, memerkirakan, cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan berpotensi berlanjut hingga Juli 2012. Masyarakat pun diimbau waspada ancaman hujan badai, banjir dan longsor

“Hingga Juli mendatang, potensi hujan berpeluang terjadi di setiap sore karena Sumut masih dalam fase puncak musim hujan. Kekuatan angin diperkirakan mencapai 30 knot atau 60 kilometer per jam dan berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi BMKG Bandara Polonia Medan, Hartanto, kepada Medan Magazine, Selasa (5/6/2012).

Dijelaskannya, jika angin melebihi 20 knot biasanya bisa merusak benda apapun di sekelilingnya. BMKG Medan juga memprediksi, lima kabupaten/kota di Sumut yang berpeluang paling besar dilanda angin kencang berkekuatan 30 knot, yaitu Kota Medan, Deliserdang, Langkat, Binjai dan Serdang Bedagai.

Menurut Hartanto, berdasarkan catatan, angin kencang terjadi di Bahorok, Kabupaten Langkat, pada tahun 2000-an. Ketika itu kekuatan angin mencapai 40 knot. Secara umum, jelasnya, penyebab angin kencang dipengaruhi oleh terkumpulnya energi udara sejak pagi hingga malam hari, membentuk awan konventif, kemudian mengakibatkan cuaca tidak stabil.

“Akibatnya, ketika hujan, terjadi hembusan angin bergerak ke bawah. Jika kondisi cuaca labil, angin akan kencang,” ujarnya.

Hartanto mengingatkan kepada masyarakat, masalah ancaman longsor seiring hujan deras. Wilayah yang rawan longsor yaitu di daerah pegunungan meliputi, Kabupaten Dairi, Pak-pak Bharat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tanah Karo, dan Padang Sidempuan.

Hingga Juli mendatang, sebutnya, suhu udara bisa mencapai 33-34 derajat Celcius di siang hari. “Bahkan bisa melebihi dari 34 derajat Celcius,” kata Hartanto. (Muhammad Isya)

Leave A Response »

Switch to our mobile site