Cuaca Ekstrem, Rentan Terkena Diare

Alexander May 22, 2012 0
Cuaca Ekstrem, Rentan Terkena Diare

MEDAN – Cuaca tak menentu yang akhir -akhir ini terjadi di Medan membuat tubuh manusia rentan penyakit.  Keadaan udara yang  tidak menentu, banyak angin besar, peralihan antara musim kemarau dan musim hujan, umumnya disertai oleh beberapa penyakit, antara lain Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), diare, dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal tersebut dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin yang membuka praktik di Jalan Amaliun Medan, dr Amelia. Menurutnya hal tersebut dipicu oleh beberapa faktor seperti udara kotor, perubahan cuaca dari panas ke dingin dan lembab, dan umumnya membuat tubuh menjadi kurang nyaman, sehingga rentan penyakit.

“Belum lagi ditambah kondisi lingkungan yang memburuk, jadinya semakin rentan,” katanya, Senin (21/5/2012)

Ditambahkannya, pada anak-anak, kasus ini lebih rentan sebab imunitas anak belum terbentuk sempurna. “Jagalah lingkungan agar tetap bersih terutama sumber-sumber air jangan sampai tergenang banjir yang mengakibatkan bisa kemasukan virus yang menyebabkan diare,” katanya.

Menurutnya banjir bisa menyebakan bakteri dan parasit dari septic tank dan kotoran hewan terangkat dan hanyut kemudian mengkontaminasi air, bahan pangan, atau menginfeksi langsung manusia.

“Inilah yang dapat menyebabkan berbagai penyakit tersebut,” katanya.

Untuk itu, diminta kepada masyarakat agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama dalam hal penggunaan air bersih, cuci tangan dengan air bersih dan sabun, penggunaan jamban sehat dan pemberantasan jentik nyamuk.

“Upayakan selokan tetap mengalir dengan baik, karena ini merupakan salah satu tempat bersarangnya sumber penyakit. Jangan hanya berharap dari Dinas Kebersihan untuk membersihkannya, namun kita juga harus pro aktif membersihkan lingkungan masing-masing,” katanya.

Ditegaskannya yang sangat  penting adalah harus  meningkatkan pola hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan pakai sabun dan lakukan pemberantasan sarang nyamuk.

“Kita juga sudah mengimbau puskesmas dan unit pelayanan agar tetap siaga dengan perkembangan atau situasi yang terjadi,” tandasnya. (Rizki Ardhani)

Leave A Response »

Switch to our mobile site