Danau toba menuju Geopark UNESCO

Mohammed Bintang May 14, 2012 0
Danau toba menuju Geopark UNESCO

MEDAN - Geopark adalah sebuah konsep manajemen konservasi keragaman bumi, menggali dan menampilkan metode konservasi terbaik dengan pilar pengembangan yang meliputi pengembangan nilai ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata. Untuk alasan tersebut Kementrian pariwisata dan Ekonomi kreatif menganggap bahwa Danau Toba layak menjadi salah satu jaringan Geopark UNESCO.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Ekosistem Kawasan Danau Toba, Drs Edward Simanjuntak MM pada saat talk show interaktif yang diadakan oleh salah satu saluran radio yang ada di Medan di Hotel Tiara, Senin (14/5). Ia menyampaikan bahwa memang sudah waktunya Danau Toba dijadikan bagian jaringan taman bumi karena potensi-potensi yang dimilikinya.

“Memang sudah pantas Danau Toba menuju Geopark, namun untuk menuju kesitu sangat dibutuhkan kerja keras. Kawasan Geopark bukan saja kawasan konservasi tapi gabungan dari konservasi dan pembangunan. Untuk itu banyak yang harus disiapkan, mulai dari fasilitas pengembangan ekonomi lokalnya, pengelolaan atau lembaga yang berwewenang penuh dan pembangun lainnya,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Samosir, Ir Theodora Sihotang juga menyampaikan hal yang sama, bahwa Danau Toba seharusnya sudah dari dahulu harus dibentuk menjadi Geopark, dan untuk saat ini mungkin cerita pemerintah Samosir juga sudah melakukan berbagai persiapan.

“Pemkab Samosir telah menyiapkan lahan sebagai tempat estalasi Geopark di Samosir, 1 kabupaten dari 7 kabupaten di Danau Toba, jelas perlu biaya yang cukup besar disini. Untuk itu ini sebagai kepentingan kita bersama mari lah sama-sama kita usahakan agar Danau Toba benar-benar dapat menjadi Geopark,” jelasnya.

Tambahnya bahwa tim asesor UNESCO mencatat kelemahan Indonesia selama ini adalah tidak memiliki dokumentasi ilmiah atas fakta dan catatan sejarah dari sebuah peristiwa dan kemudia masalah tentang pengelolaannya. “Untuk itu kita harus belajar dari kesalahan, ini adalah sebuah upaya Nasional untuk itu sama-sama kita upayakan semua syarat agar Danau Toba ini dapat menjadi Geopark,”paparnya.

Ditempat yang sama Ketua Pangda Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sumut, Ir Gagarin Sembiring membenarkan bahwa untuk dijadikannya Danau Toba ini sebagai Geopark, harus ada kelembagaannya yang independent. “Selama ini yang membuat terhambat adalah  faktor pengelolahnya yang tidak mampu dan juga masyarakatnya, untuk itu UNESCO menginginkan ada pengelolah yg idependent karena memang hal ini sangat penting untuk lancarnya rencana besar ini,” paparnya mengakhiri. (Laporan: Puput Julianti Damanik)

Leave A Response »

Switch to our mobile site