MEDAN – Kinerja BNI Wilayah Medan triwulan I pada 2012 yang meliputi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini ditunjukkan pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh 8,37% (year on year) pada triwulan I di 2012 jika dibandingkan periode sama di 2011.
“Pertumbuhan terutama pada produk-produk dana murah sehingga mendorong current account saving account (CASA) meningkat menjadi 69,25 persen. Seperti produk tabungan yang tumbuh 17,3 persen. Sedangkan kredit yang disalurkan meningkat 13,43 persen baik kredit ritel, kredit konsumen maupun kredit menengah,” ujar CEO BNI Kanwil Medan, Johnny R Tampubolon, di kantornya Jalan Pemuda Medan, Jumat (8/6/2012).
Diungkapnya, pertumbuhan selama triwulan I di 2012 ini menunjukkan bahwa BNI mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan. Pertumbuhan dana terutama di produk dana murah sudah sejalan dengan kebijakan strategis yang lebih fokus pada dana murah. Sedangkan ekspansi kredit di semua segmen menunjukkan komitmen BNI dalam memenuhi kebutuhan debitur.
Pada 2012, BNI tetap fokus pada 7 kebijakan strategis yakni dengan meningkatkan volume profitable bisnis melalui sinergi antara bisnis banking consumer dan retail banking, pertumbuhan aset yang berkualitas, pertumbuhan dana murah dengan agresif, meningkatkan pendapatan dari recurring fee, melanjutkan peningkatan efisiensi
operasional, melanjutkan peningkatan customer experince dan memperkuat BNI Incorporated.
“Upaya penajaman segmentasi bisnis di bidang konsumer dan ritel, BNI fokus serta memosisikan diri sebagai mitra perbankan sepanjang masa. Sedangkan pada bidang busines banking, BNI fokus pada pembiayaan industri unggulan dan memaksimalkan value chain serta supply chain,” jelasnya.
Untuk memperkuat jaringan, sepanjang triwulan I di 2012 BNI Wilayah Medan telah menambah 8 outlet yakni di Cikampak, Sidikalang, Tembung, Marelan, Serbelawan, Idie Rayeuk, Peunayong, dan Blang Pidie. Sehingga total outlet BNI di wilayah Medan mencapai 87 outlet.
“Untuk ATM direncanakan akan ditambah sebanyak 165 termasuk di dalamnya cash deposit machine (CDM). Jumlah ATM ini melengkapi 361 ATM yang telah beroperasi saat ini,” sebut Johnny.
Selain itu, upaya lain untuk memenuhi kebutuhan nasabah adalah dengan mengoperasikan layanan outlet weekend banking yang terdapat di cabang USU, KLN Jalan Sutomo, KLN Medan Fair Plaza.
“Perluasan jaringan outlet dan menambah jumlah ATM di tempat-tempat strategis adalah upaya BNI untuk lebih mendekati nasabah dan memenuhi kebutuhan nasabah. Sedangkan layanan outlet weekend banking adalah upaya kita dalam mendukung kegiatan ekonomi di hari libur,” ujarnya. (Muhammad Isya)













