Ducati Segera Buka Showroom di Medan

Alexander July 16, 2012 5
Ducati Segera Buka Showroom di Medan

MEDAN – Nama Ducati sudah tidak asing lagi di telinga penggemar otomotif, utamanya motor gede (moge). Motor buatan Italia ini sebelumnya sangat sulit didapatkan di Sumatera, karena showroomnya memang hanya ada di Jawa, Bali, Makasar dan Banjarmasin.

Kini, jika Anda ingin memilikinya, tak usah pusing lagi. Ducati akan segera membuka showroom di Medan berlokasi di Jalan Setia Budi, No 415 Pasar 3, Medan Selayang. Showroom ini akan dibuka usai pameran pada 9-15 Juli di Cambridge. Showroom ini sendiri akan dilaunching saat lebaran.

Nah, seiring dengan pembukaan showroom tersebut, pemilik Ducati di daerah ini bisa tersenyum senang. Pasalnya, Ducati akan melayani after sales service. Saat pameran, Ducati memberikan diskon sebesar 10 persen untuk semua jenis motor mereka.

Branch Manager Ducati, Dicky Asmara Nasution, kepada Medan Magazine, mengatakan, Ducati adalah sepeda motor yang mempunyai mesin yang tangguh dangan tampilan sporty.

“Kapasitas mesin motor ada yang 800 cc sampai 1.200 cc dengan harga yang termurah adalah tipe Monster seri 795 dengan harga Rp 233.037.500 dan yang termahal ada tipe Diavel seri S Carbon (AMG) dan Superbike seri 1199S Tricolore dengan harga Rp 569.720.750,” ujarnya.

Ducati juga memiliki sistem suspensi yang bisa mengatur ketinggian motor bila melintasi jalan licin, berlubang, atau kerusakan lainnya. So, sangat cocok untuk tipikal jalan raya di Sumatera Utara umumnya.

Medan dipilih sebagai salah satu kota yang dituju, kata Dicky karena antusias masyarakatnya yang sangat besar. “Kita pilih Medan, karena pasar di sini bagus. Kami belum membuka showroom disini, tapi pemakai Ducati sudah ada 10 orang di Sumut sampai Aceh melalui pesan on-line,” katanya.

Ducati Medan juga akan membuat Komunitas Motor Ducati di Medan di bawah naungan showroom Ducati. Nah tunggu apa lagi? (Puput Julianti Damanik)

5 Comments »

  1. putraa sales eksekutif ducati medan July 20, 2012 at 9:53 am - Reply

    Ayo buruan beli motor ducati dan jadi club dimedan. Showroom telah hadir dimedan jl.setia budi no 415 pasar 3 ayo buruan.. Contact person sales eksecutif ducati medan putraa 085270919194
    Jadilah pertama pengguna ducati dimedan kami hadir untuk keinginan anda,
    Segera miliki.
    Info lebih lanjut
    raja_sakti01@yahoo.co.id

    • Alexander July 20, 2012 at 11:41 am - Reply

      Boleh minta contact person marketing Ducati? Siapa tahu kita bisa bekerja sama lebih lanjut untuk publikasi. Terima kasih

  2. putraa sales eksekutif ducati medan July 20, 2012 at 10:10 am - Reply

    Ayo buruan miliki motor ducati. Kami ada karna keinginan anda

  3. putraa sales eksekutif ducati medan July 22, 2012 at 2:58 am - Reply

    DDOCM (Ducati desmo owner club medan) kita akan buat dimedan, segera beli motor ducati dengan 6 model sesuai keinginanmu.

    Medan 22 juli 2012
    Sales officer ducati medan raja sakti 085270919194

  4. putraa July 23, 2012 at 12:12 pm - Reply

    Jawaban Rossi Mengapa Stoner Bisa Juara Dunia Dengan Ducati
    Filed under: Dunia Sport — Tinggalkan Komentar
    13 April 2012

    Valentino Rossi mengawali musim 2012 ini dengan hasil yang sangat tidak memuaskan. Meskipun demikian, “The Doctor” mengatakan bahwa dirinya tak kehilangan kepercayaan diri. Dia hanya meminta Ducati untuk segera mengatasi persoalan yang dihadapi sehingga para pebalapnya bisa lebih kompetitif.

    Ducati sudah membuat banyak perubahan pada Desmosedici GP12 demi mengembalikan kejayaan Rossi, yang pada musim lalu mencapai rekor terburuk sepanjang kariernya selama 15 tahun di arena grand prix karena tak bisa meraih kemenangan. Akan tetapi, hasil yang diraih jauh dari harapan karena pada seri pembuka di Qatar pada Minggu (8/4/2012), juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut finis di urutan ke-10.

    Kenyataan ini sangat bertolak belakang dengan rekan setimnya, Nicky Hayden, yang finis di urutan keenam. Bahkan, juara dunia sembilan kali grand prix ini pun kalah dari pebalap tim satelit Ducati Pramac, Hector Barbera, yang satu setrip di depannya.

    Tak heran jika mulai muncul keraguan mengenai kemampuan. Tetapi, Rossi justru merasa yakin masih bisa bangkit, dan semuanya tergantung kepada Ducati untuk memecahkan persoalan yang dihadapi.

    “Umur menghukum Anda, itu benar. Tetapi, tahun yang sulit tidak membuat Anda lupa bagaimana untuk tetap dengan paket terdepan. Menurut pendapat saya, saya masih tahu bagaimana melakukannya,” ujar Rossi kepada Motosprint.

    “Ini sangat jelas siapa yang membuat motor kami: (Filippo) Preziosi adalah bos dan otak di balik segalanya. Terserah dia untuk membantu kami.”

    “Masalah kami sangat jelas: apa yang tidak bekerja di bagian belakang, pada percepatan, menurut saya datang dari depan, dan penyebabnya understeering.”

    “Saat masuk tikungan, karena sesuatu yang kami tidak tahu, bagian depan tidak memungkinkan Anda untuk belok dengan kencang. Understeering menjadi masalah terbesar.”

    “Yang luar biasa adalah bahwa karakteristik ini mirip dengan semua Ducati yang saya naik sejak 2010: apakah itu versi tanpa sasis, atau yang menggunakan serat karbon bagian depan, atau dengan aluminium, atau dengan yang full sasis…. Semuanya tidak pernah berubah, itu luar biasa.”

    “Mesin juga menjadi masalah lain yang sangat penting. Kami membutuhkan mesin yang lebih mudah dikelola: mesin kami sangat agresif, lebih dari milik Honda dan lebih lagi daripada Yamaha.”

    Ditanya mengenai perbandingan dengan Casey Stoner, yang meraih 23 kemenangan dan satu kali juara dunia dengan Ducati (pada 2007), Rossi mengatakan bahwa pebalap Australia tersebut telah beradaptasi karena sudah berkembang dengan tim.

    “Dia (Stoner) memiliki gaya membalap yang sangat aneh dan dia juga muda pada tahun 2007. Jadi, lebih mudah baginya untuk beradaptasi dengan Ducati,” jelas Rossi.

    “Dia berkembang dengan Ducati, jadi dia harus berterima kasih kepada Ducati. Jika dia telah belajar untuk menunggang dengan cara dia melakukannya sekarang, itu karena dia bertumbuh dengan motor ini, yang mana jika Anda tidak menunggangnya dalam cara tertentu, Anda mengalami kekacauan.”

    Rossi mengatakan, dirinya berharap untuk tetap bersama Ducati selama dua tahun lagi. Akan tetapi, performanya yang sekarang memunculkan pertanyaan apakah bisa mewujudkan ambisinya.

    “Saya datang ke sini pada akhir tahun 2010 dengan ide balap selama dua tahun dan mencoba untuk menang bersama Ducati, tetapi sulit. Selain itu, saya ingin tinggal dua tahun lagi,” tambahnya.

    “Jika kami bekerja dengan baik, maka kami mampu bertarung untuk merebut tempat kelima atau keenam. Saya tidak senang dengan itu: jika Anda harus berjuang untuk tempat kelima kemudian sedikit demi sedikit Anda kehilangan antusiasme.”

    “Dengan balap cara ini, Anda kehilangan selera membalap. Selain ego, ketika Anda tahu Anda berada di trek dan Anda secara reguler akan dikalahkan, itu akan sulit. Dan, jika Anda tidak menikmatinya lagi ketika berada di trek, segalanya bahkan lebih berat.”

    “Kami perlu mencoba semuanya secara bersama-sama untuk melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk sampai pada akhir tahun dengan motor yang jauh lebih baik. Ini akan menjadi hal terbaik karena akan memecahkan banyak masalah.”

Leave A Response »

Switch to our mobile site