MEDAN – Jauh sebelum tempat minum kopi menjamur seperti sekarang ini di Medan, sebenarnya sudah ada satu tempat minum kopi yang asik. Namanya Warung Kopi Tradisi, letaknya di Jalan Setia Budi Jalan Setia Budi No 12F, dekat simpang Pasar II, Tanjung Sari Medan.
Di sini, Evin Bakkara, si pengusaha yang kebetulan mantan jurnalis di Medan ini menyediakan aneka jenis minuman yang berbahan dasar kopi dan teh.
Untuk kopi, Evin menyediakan jenis arabika dan Robusta, hingga kopi luwak. Soal daerah asalnya, ia menyediakan juga kopi Aceh, kopi Sidikalang, kopi Jambi, kopi Bengkulu, kopi Lampung sampai dengan kopi Bali. Sedangkan kopi racikan, Evin menyediakan sejumlah rasa, termasuk lah di dalamnya kopi Jamaika. Untuk penyuka rempah-rempah asli Indonesia, Evin juga menyediakan aneka kopi rempah.
“Yah… kita sediakan kopi jahe, kopi aren, kopi bandrek, kopi serat jelly, cappucino, kopi mix krim serta kopi susu juga ada,” ujarnya di satu sore yang damai. Belum banyak orang menongkrong di waktu seperti itu, jadi Anda bisa menikmati kopi pesanan dengan tenang sambil membaca-baca koleksi buku atau majalah yang disediakan.
“Kedai Kopi Tradisi sengaja kita konsep dari dua kombinasi tradisional dengan kafé modern. Ini juga yang kita cerminkan dalam citarasa kopi, hasil perpaduan minuman impor dengan bahan baku lokal,” ujar bapak dua anak ini.
Saya coba memesan segelas kopi yang direkomendasikan Evin. Tak butuh waktu lama, pesanan tiba. Aromanya cukup menggoda. Kepulan asap bercampur aromanya membuat hidung kembang kempis mencium aromanya.
Setelah membubuhkan sedikit gula, setelah dihembus seadanya, saya mencicipi rasanya. Tak salah memang Evin merekomendasikan kopi ini. Rasanya sungguh khas. Nikmat. Evin menyebutkan, minum kopi rempah racikannya akan membuat tubuh menjadi hangat dan lebih segar. Sangat cocok untuk orang yang sedang kurang enak badan.
Enaknya lagi, di sini Anda tak perlu terlalu dalam merogoh kantung. Hanya dengan Rp 6.000 hingga Rp 14.000 Anda sudah bisa menikmati kopi campuran rempah-rempah. Hasilnya, tubuh terasa segar dan daya tahan meningkat.
“Bagi yang pengen rasain Kopi Luwak, kita juga ada sediakan,” ujar Evin mengakhiri bincang-bincangnya bersama MedanMagazine. Oia, kata Evin, Tradisi buka mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 02.00 dini hari. (Muhammad Isya)













