foto-pedagang-daging-ayam

Harga Daging Ayam di Medan Berangsur Turun

foto-pedagang-daging-ayamMEDAN – Harga daging ayam di pasar Kota Medan mulai mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir ini. Kemarin, harga daging ayam diperdagangkan berkisar Rp 24.000- Rp 25.000 per kilogram (kg) atau turun dari sebelumnya yang sempat menyentuh angka tertinggi Rp 30.000 per kg.

Effendi, pedagang ayam potong di Pusat Pasar Medan mengatakan, turunnya harga tersebut seiring pasokan ayam potong (boiler) yang mulai lancar ke pedagang. “Memang,awal tahun baru pasokan sempat terganggu, bahkan berkurang hingga angka 50 persen ketika itu. Tapi sekarang pasokan sudah mulai lancar,” katanya.

Padahal, ungkapnya, saat itu, permintaan konsumen cenderung naik, sehingga memaksa pedagang untuk menaikkan harga. Beruntung, sekira dalam empat hari terakhir pasokan dari sejumlah peternak sudah mulai lancar sehingga pedagang menurunkan harga.

Hal yang sama juga di ungkapkan Saipul, pedagang daging ayam di Pasar/Pajak Simpang Limun Medan. Dikatakannya, dengan pasokan yang mulai lancar itu, pedagang lebih leluasa untuk menurunkan harga untuk memancing permintaan. “Selain itu, harga pengambilan dari peternak juga sudah mulai turun. Ayam-ayam yang dilepas juga sudah layak panen dan kami bisa menggenjot penjualan lagi,” ujarnya.

Saipul mengakui, meski harga daging ayam saat ini telah turun, tetap saja angka tersebut masih mahal karena harga normal daging ayam di pasaran biasanya bermain pada angka Rp 22.000 per kg. Saat ini pun, pasokan yang masuk belum sepenuhnya lancar karena hanya bisa memenuhi sekira 75% dari kebutuhan pedagang biasanya.

Para pedagang tersebut memprediksi, dengan melihat kondisi seperti sekarang ini, pasokan akan terus lancar sehingga sekira dalam tiga pekan ke depan harga daging ayam akan menyentuh angka normal. “Biasanya seperti itu, pasti pasokan akan lancar terus,” katanya optimis.

Sementara itu, Lisawaty pengunjung di Pasar Simpang Limun mengatakan, meski harga daging ayam telah mengalami penurunan, hingga saat ini pihaknya masih menahan pembelian karena masih mahal. “Saya membeli daging ayam lebih sedikit dari biasanya karena masih mahal, selain itu bahan kebutuhan pokok lainnya juga masih mahal,” katanya. (Muhammad Isya)

Share This Article

Kantor Walikota Medan Dihujani Batu

Next Story »

Rahudman: Gudang di Inti Kota Tak Boleh

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film

  • the-equalizer

    The Equalizer

    3 weeks ago

    MEDAN – Sebuah gebrakan besar baru-baru ini lahir dari sutradara Antoine Fuqua yang sebelumnya dikenal  dengan  film-film bertema  kriminal  seperti  Training Day, Brooklyn Finest, hingga Olympus Has ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    SexHealthLiving

  • Dr-Lee-Lasik

    Mata Indah: Antara Rias Wajah dan Kesehatan

    4 weeks ago

    JAKARTA – Keanekaragaman produk riasan mata, lensa kontak mewah, kacamata hitam yang keren, dan bingkai kacamata rancangan desainer ternama menyiratkan satu tujuan; orang ingin membuat mata mereka ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Culinary

  • indian-cuisine-edit

    Nikmati Indian Cuisine di JW Marriott Medan

    1 day ago

    MEDAN – Diwali yang jatuh pada 23 Oktober 2014 turut dirayakan di Marriott Café JW Marriott Hotel, Medan. Diwali adalah festival tahun baru dalam agama Hindu. Festival ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Travel

  • valentino-rossi-sepang

    Yuk Nonton MotoGP Sepang

    4 days ago

    MEDAN – Anda suka menonton adu kebut roda dua terkencang di sirkuit jalanan, MotoGP? Mungkin Anda bisa menandai kalendar pada 24-26 Oktober mendatang. Saat itu, di Sirkuit ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Classified Ads

    Brows more Blog post

    More