poster-1

Hari Ini, Mathias Heng Workshop Foto di STIKP Medan

MEDAN – Fotografer jurnalis yang kaya pengalaman di berbagai negara dan daerah konflik, Mathias Heng, hari ini hadir di workshop fotografi di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Jalan Sisingamangaraja Medan.

Di kampus yang banyak melahirkan jurnalis dan foto jurnalis muda di Kota Medan itu, Heng akan berbagi pengalamannya bagaimana cara mengambil foto dengan hormat dan bermartabat. Ia akan membagikan pengalaman memotretnya di berbagai negara untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman fotografer Medan.

Heng, fotografer lepas yang memiliki pengalaman selama 27 tahun dalam fotografi jurnalistik. Ia menghabiskan sebagian besar waktu itu untuk melakukan peliputan di wilayah Asia, terutama di daerah-daerah yang sedang mengalami konflik, perang, bencana alam, kemiskinan dan perjuangan kemanusiaan.

Hasil pemotretan yang dilakukan Heng sudah dipublikasikan di banyak media massa internasional seperti The Washington Post, The Guardian, The Australian, The Age dan koran di seluruh Asia dan Eropa. Selain itu, karyanya juga muncul dalam buku dan majalah di seluruh dunia serta publikasi organisasi non – pemerintah dan jurnal seperti Oxfam Amerika Serikat dan Australia, CARE International, Caritas Australia, Australian Volunteers International, AusAID dan Organisasi Buruh Internasional (United Nations) .

Ia juga banyak menghasilkan esai fotografi topikal dari lokasi seperti Afghanistan, Australia, Bangladesh, Burma, Kamboja, Timor Leste, India, Indonesia, Irak, Jepang, Yordania, Kiribati, Malaysia, Mozambik, Nepal, Pakistan, Papua Nugini, Singapura, Afrika Selatan, Thailand, Inggris, Zimbabwe dan Indonesia.

Meski banyak menghabiskan waktu dengan bekerja di daerah konflik yang cenderung kejam, pria berambut panjang ini tidak pernah kehilangan semangat dan memegang komitmen untuk kemanusiaan.

Heng adalah instruktur utama untuk Leica Akademi di Asia Pasifik. Ia juga pendiri Leica Gallery Melbourne, Australia. Ia salah satu fotografer yang memegang teguh prinsip untuk tidak menggunakan lensa tele. Heng lebih memilih untuk mendekati objek – seberbahaya apa pun – dibanding menggunakan lensa tele untuk memotret sebuah subjek atau moment.

Bersama Heng, akan hadir Ferdy Siregar, fotografer harian Analisa. Ferdy akan membagikan tips untuk memotret dan membuat foto itu “berharga.”

Seminar fotografi ini terbuka untuk para fotografer jurnalis, fotografer hobby, mahasiswa, dan masyarakat umum. “Seminar ini akan sangat bermanfaat bagi para jurnalis foto, anggota komunitas dan klub fotografi, masyarakat umum, dan mahasiswa yang ingin memahami sebanyak mungkin tentang mendekati objek dengan bermartabat,” ujar Ferdy.

Seminar ini didukung sepenuhnya oleh STIKP Sumatera Utara, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, dan sejumlah media massa lokal. HeartIndo didirikan pada tahun 2009, oleh dr. Apsari Diana Kusumastuti, MARS & dr. Ichsan Agus Efendi (RIP), Jandes Saragih.MKes dan Prof dr. Sutomo Kasiman, SpPD, SpJP (K) dengan harapan bisa bermanfaat bagi bangsa.

Share This Article

Yuk Belajar Memotret Bersama Mathias Heng

Next Story »

Ini Formulir Peserta MICF 2014

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film

  • the-equalizer

    The Equalizer

    2 months ago

    MEDAN – Sebuah gebrakan besar baru-baru ini lahir dari sutradara Antoine Fuqua yang sebelumnya dikenal  dengan  film-film bertema  kriminal  seperti  Training Day, Brooklyn Finest, hingga Olympus Has ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    SexHealthLiving

  • Dr-Lee-Lasik

    Mata Indah: Antara Rias Wajah dan Kesehatan

    2 months ago

    JAKARTA – Keanekaragaman produk riasan mata, lensa kontak mewah, kacamata hitam yang keren, dan bingkai kacamata rancangan desainer ternama menyiratkan satu tujuan; orang ingin membuat mata mereka ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Culinary

  • Longest2-Buffet-Santika-Med

    Warga Medan Serbu Buffet Kebangsaan Santika

    1 week ago

    MEDAN – Memperingati hari Pahlawan, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan sukses menggelar 3rd Longest Buffet dengan tajuk Boeffet Kebangsaan. Sedikitnya 400 pengunjung memadati area Foyer Convention ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Travel

  • Panda-Singapura

    Kenapa Panda Berwarna Hitam Putih?

    2 weeks ago

    JAKARTA – Panda yang berasal dari Cina adalah hewan yang sangat langka. Diperkirakan hanya ada sekitar 2.000 sampai 3.000 panda di seluruh dunia. Bentuk tubuh panda sangat ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Classified Ads

    Brows more Blog post

    More