Harimau Sumatera Melahirkan di San Fransisco

Alexander February 16, 2013 0
Harimau Sumatera Melahirkan di San Fransisco

anak harimau sumateraSAN FRANSISCO – Seekor harimau Sumatera bernama Leanne melahirkan seekor bayi di Kebun Binatang San Fransisco, Amerika Serikat (AS). Kelahiran bayi ini diharapkan bisa membantu keberadaan subspesies harimau yang terancam punah.

Populasi liar harimau Sumatera diperkirakan sekitar 400 ekor yang hidup di taman nasional Sumatera. Para pengawas kebun binatang mengawasi harimau itu melalui webcam untuk membiarkan ibu harimau yang berusia 9 tahun itu bercengkrama dengan bayinya.

“Semua tanda-tanda sejauh ini menunjukkan hal yang positif,” kata Corinne MacDonald, kurator karnivora dan primata kebun binatang San Francisco. “Ibu dan bayi sedang bercengkrama,” katanya, menambahkan bahwa keduanya sehat, aktif dan banyak makan.

Bayi harimau itu merupakan harimau pertama yang lahir di Kebun Binatang San Fransico sejak 2008 ketika Leanne melahirkan tiga bayi harimau jantan. Ketiga anaknya kemudian dipindahkan ke kebun binatang lain di berbagai tempat di Amerika. Sebelum 2008, kebun binatang itu belum pernah mengalami kelahiran bayi harimau selama 30 tahun.

Pegawai kebun binatang tidak diperbolehkan mengumumkan jenis kelamin bayi harimau yang baru lahir sebelum adanya pemeriksaan pertama yang dilakukan paling tidak dua minggu dari sekarang.

“Kelahiran ini sungguh sangat jarang,” kata Tara Harris, peneliti harimau dari Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium Amerika Utara.

Menurutnya, hanya sekitar 75 harimau Sumatera tersebar di Amerika Utara dan tingkat kelahirannya rata-rata dua hingga empat anak per tahun. Anak harimau yang baru lahir itu akan dirawat di kebun binatang San Fransisco selama 1,5 tahun sebelum pihak kebun binatang memutuskan kemana bayi harimau itu akan ditransfer.

Ayah bayi harimau tersebut adalah harimau berumur 6 tahun bernama Larry dari Kebun Binatang Audubon di New Orleans.

Habitat asli harimau Sumatera ini, yang merupakan subspesies harimau terkecil, hanya ditemukan di Pulau Sumatera yang tersebar di hutan dataran rendah dan pegunungan. (berita satu)

Leave A Response »

Switch to our mobile site