HIPMI Minta Pemerintah Tekan Harga Sembako

Alexander August 11, 2012 0
HIPMI Minta Pemerintah Tekan Harga Sembako

MEDAN – Setiap tahun, fenomena kenaikan harga bahan pokok jelang ramadhan serta Idul Fitri naik. Pemerintah sebagai regulator harus intervensi untuk menekan harga pasar.

“Seharusnya regulator bisa mengambil peran untuk menekan harga mulai dari distributor hingga ke pasar,” kata Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumut, Firsal Ferial Mutyara, usai Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumut dan Kota Medan, Penguatan Ketahanan Pangan dalam Mendukung Stabilitas Harga, di Gedung Bank Indonesia (BI) Medan, Jumat (10/8/2012).

Diungkapnya, HIPMI Sumut telah membuktikan bisa memberikan harga murah. Yaitu, telah melaksanakan pasar murah minyak goreng Ramadhan 1433 H terebut menargetkan 4 ton minyak goreng habis dalam pasar yang digelar dua kali, masing-masing Kamis (9/8) dan Minggu (12/8).

Artinya, tegas dia, kalau HIPMI bisa, pemerintah juga harus bisa. Karena itu, terangnya, harus ada intervensi yang diambil untuk memberikan bahan pokok yang murah kepada masyarakat.

“Tahap pertama pasar murah yang digelar HIPMI Sumut Peduli hanya menjual minyak goreng satu paket (ukuran 2 liter). Harganya dipatok Rp 18.200 sehingga sangat membantu masyarakat sekitar Kantor BPD HIPMI Sumut,” ujarnya.

Disebutkan Ferial, harga minyak goreng di pasar yang rata-rata Rp 13.000 per liter. “Harga yang ditawarkan HIPMI jauh lebih murah dari pasar murah yang digelar Pemko Medan. Harga murah yang ditetapkan HIPMI, pengambilan langsung loby ke distributor. Seharusnya harganya dijual Rp 18.400, namun BPD HIPMI Sumut mensubsidi harga Rp 200,” jelasnya.

Ditambahkannya, HIPMI berharap masyarakat terbantu dengan digelarnya pasar murah ini. Sasaran yang diharapkan HIPMI, lanjutnya, adalah warga ekonomi menengah ke bawah. “Sistem penjualannya, masyarakat membawa kupon yang dibagikan Kepala Lingkungan (Kepling),” katanya.

Sementara itu, untuk pasar murah tahap dua, akan digelar di Percut, Minggu (12/8). Menurutnya, daerah Percut yang dipilih karena kawasan tersebut daerah yang padat penduduk yang mayoritas ekonomi menengah ke bawah. Pada tahap dua nanti, pasar murah HIPMI menyediakan minyak goreng, gula pasir dan terigu. (Muhammad Isya)

Leave A Response »

Switch to our mobile site