MEDAN - Penyakit asma saat ini banyak dikenal orang sebagai penyakit turunan yang katanya tidak bisa disembuhkan. Sebenarnya asma bisa disembuhkan, dengan cara antara menjaga pola hidup, dan berolahraga.
Menurut Dewan Pembina Yayasan Asma Indonesia (YAI) Wilayah Sumut, dr Tamsil Syafiuddin menyarankan agar para penderita asma menggunakan obat semprot (terapi inhalasi) untuk penyembuhan, karena dinilai lebih aman dari obat lainnya.
“Sebab kalau hanya obat makan dan obat suntik kurang bagus, karena ikut masuk ke peredaran darah yang rentan menimbulkan penyakit lain,” katanya belum lama ini.
Ditambahkannya, penyakit asma yang dikenal dengan Inflamasi masih dapat disembuhkan, walaupun itu sudah bertahun-tahun.
“Bagi yang sudah menghidap asma sejak lama, sebenarnya itu bisa disembuhkan dengan syarat rajin kontrol dan menggunakan obat yang benar dan tepat. Untuk mengunakan pengobatan yang tepat dan benar harus mengetahui dulu apa itu penyakit asma. Setelah tahu baru kita bisa melakukan pengobatan yang benar,” jelasnya.
Tamsil memaparkan asma itu terjadi karena berlebihnya sel-sel dalam rongga pernafasan yang mengakibatnya penyempitan.
“Penyempitan saluran pernafasan terjadi dengan beberapa pencetus antara lain debu, mengkonsumsi minuman atau makanan dingin,” tambahnya.
Dijelaskannya saat ini kebanyakkan penderita asma mengunakan obat makan, itu memang sembuh tapi hanya sesaat belum normal.
Untuk itu, Inhalasi merupakan cara yang tepat dalam pengobatan asma karena inhalasi adalah obat syimbicort (obat semprot) berfungsi sebagai penekan inflamasi dan pelega. (Laporan: Rizki Ardhani)









