MEDAN – Ketua Menteri Melaka, Yab Datuk Seri Hj. Mohd Ali Bin Mohd Rustam mengharapkan warga Medan dan Sumatera Utara mau datang berwisata (melancong) ke negerinya.
“Medan merupakan kota besar dengan jumlah penduduk 2 juta lebih dan Sumatera Utara 13 juta lebih. Dan kami harap (orang Medan) mau berkunjung ke Melaka,” katanya. Bagi Melaka, Medan menjadi target pengunjung terbanyak ke negerinya.
Demikian disampaikan Mohd Ali Bin Mohd Rustam dalam sambutannya saat meluncurkan paket wisata Melaka di atrium Palladium Mall, Jumat (20/1/2012) sore. Hadir dalam peluncuran tersebut, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara, Zulkifli Taufik SH.M,Hum, dan kalangan pelaku industri pariwisata dan kedua kota, Medan dan Melaka.
Pada pameran yang dilangsungkan sejak pagi itu, para stakeholder negeri Melaka memamerkan sejumlah destinasi wisata favorit negeri yang terkenal dengan kebersihan dan warisan sejarahnya itu. Mereka juga melengkapi diri dengan berbagai penjelasan lewat brosur dan tampilan audio visual.
Pameran ini dimaksudkan untuk lebih mengenalkan Melaka kepada warga Medan sebagai destinasi wisata terunggul di Asia selaras dengan Visi dan Misi Negeri Melaka yang bertepatan dengan 750 tahun Melaka.
Tahun 2012 ini, kata Mohd Ali, Melaka menargetkan 12 juta pengunjung. “Pada tahunnya sebelumnya jumlah pengunjung kita mencapai 11 wisatawan dan di tahun 2012 jumlah tersebut tercapai,” kata Mohd Ali.
Untuk mengejar target jumlah pengunjung tahun 2012, Melaka hingga kini terus berbenah dan memperbaiki daerah-daerah tujuan wisata, termasuk menambah jumlah hotel. Kini, Melaka memiliki sejumlah daerah tujuan wisata baru yang masih dalam pembangunan seperti Kampung Hang Tuah, Museum Kapal Selam, Kampung Arab, Taman Burung, dan sejumlah destinasi menarik lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Melaka, Abd Kadir Bin MD Idris, mengatakan, untuk mendukung program 12 juta pengunjung tersebut, Melaka akan menambah 15 hotel dan 3.600 kamar yang direncanakan rampung pada tahun 2013.
Selama ini, kata Abd Kadir, Melaka sudah memiliki banyak ikon wisata meliputi 12 subsektor pariwisata seperti wisata sejarah, budaya, rekreasi, sport, shopping, convention, kesehatan, edukasi, agro, kuliner, Melaka my 2nd home, dan anak muda.
“Kita juga akan mengelar 150 event dalam setahun ini. Selain Medan, kota selanjutnya yang kita datangi adalah Pekanbaru, Surabaya hingga nantinya sampai pada Ibukota Indonesia yaitu Jakarta,” ucapnya.
Ketua Menteri Mohd Ali Bin Mohd Rustam menambahkan, selain Melaka berharap peningkatan wisatawan dari Medan, ia berharap warga negerinya juga akan datang ke Medan. “Kita mahu warga kedua kota akan saling berkunjung, mengingat sangat banyak kemiripan antara Melaka dan Medan,” katanya.
Sementara, Staf Ahli Plt Gubsu, Zulkifli mengatakan sangat apresiasi dengan kedatangan masyarakat Melaka ke Kota Medan. “Semoga kerjasama Sumut dan Melaka tetap terjalin dalam meningkatkan jumlah wisatawan,” ujarnya.
Rombongan tim promosi dari Melaka yang datang ke Medan ini berjumlah sekitar 300 orang lebih. Mereka akan berada di Medan hingga Minggu (22/1/2012). Selain di Palladium, Melaka juga memamerkan sejumlah pertunjukan kesenian di Merdeka Walk, Medan.
Kota Melaka adalah satu destinasi wisata favorit Malaysia. Kota Melaka mendapat predikat dari Unesco sebagai Heritage City pada tahun 2007. Barusan ini, Melaka menjadi satu dari 40 destinasi wisata favorit dunia yang dilansir oleh surat kabar New York Times. (Nirwansyah Sukartara/nirwan@medanmagazine.com)













