bandara-kuala-namu

Kuala Namu, Bandara Pertama di Indonesia Gunakan Akses Kereta Api

MEDAN – Akses jalur Kereta Api (KA) dari Medan ke Bandara Internasional Kuala Namu, Kabupaten Deliserdang dan pembangunan City Airport Terminal (CAT) berupa Pos City Check In, di Stasiun Besar Kereta Api Medan ditargetkan selesai November 2012. Bila target itu selesai, maka Bandara Internasional pertama di Indonesia yang menggunakan akses jalur KA.

Jalur tersebut akan membuat warga Medan tidak perlu khawatir terjebak macet di tengah kota dan membutuhkan waktu lama untuk tiba ke Bandara Internasional Kuala Namu. Pasalnya, cukup butuh 30 menit untuk tiba di Kuala Namu dari Medan.

“Jarak Stasiun Besar Kereta Api Kota Medan ke Bandara Kuala Namu sekitar 29 km dengan waktu tempuh selama 20 sampai 30 menit saja, dengan melewati rute jalur kereta api Medan, stasiun kecil Bandar Kalifah Tembung dan Stasiun Kecil Batang Kuis. Waktu tempuh akan lebih cepat menggunakan kereta api daripada angkutan pribadi seperti mobil
maupun melalui jalan darat lainnya. Pembangunan jalurnya akan selesai pada November 2012 ini,” kata Humas Divre I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumut-NAD,Hasri, di kantornya Jalan Prof HM Yamin Medan, Rabu (25/4/12).

Hasri menyebutkan, pembangunan jalur baru kereta api tersebut saat ini, sedang berlangsung sepanjang 4,8  km dengan biaya Rp 10,7 miliar oleh PT Antaraksa Medan. Pelaksanaan pekerjaan sendiri sudah mulai dilakukan sejak 20 Maret 2012 lalu dan akan berlangsung selama 240 hari kerja hingga November 2012.

“Pembangunan akses rel kereta api ini dilakukan agar semakin memudahkan calon penumpang pesawat yang akan berangkat dari Kota Medan. Karena jarak tempuh untuk mencapai Bandara Internasional Kuala Namu lebih cepat menggunakan jalur kereta api. Selain itu, calon penumpang pesawat sesampainya di Bandara Kuala Namu, sudah bisa
langsung naik pesawat,” ujarnya.

Calon penumpang pesawat, jelasnya, akan melakukan check in keberangkatan secara langsung di Stasiun Besar Kereta Api Medan dengan disediakannya City Airport Terminal (CAT) dengan dua pos City Check In.

Diungkap Hasri, pembangunan CAT dilaksanakan oleh PT Cipta Usaha Nusa Gede asal Bandung. Pengerjaannya sendiri dimulai pada 19 Maret 2012 dengan 240 hari kerja dan selesai pada November 2012 dengan biaya Rp 32,4 miliar. Secara teknis, fisik bangunan CAT akan terhubung pada bangunan lama Stasiun Besar Kereta Api.

“Dari bangunan lama Stasiun Besar Kereta Api Medan lantai dasar akan terhubung dengan CAT pada Pos I dan Pos II City Check In. Jadi, penumpang yang menuju Bandara Kuala Namu akan menyeberangi Sky Bridge atau jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan lantai dasar Stasiun Besar Medan dengan CAT. Penumpang kereta api langsung melakukan check in keberangkatan dan berangkat menggunakan kereta api, lalu tiba di Bandara Kuala Namu sudah langsung berangkat naik ke pesawat,” jelasnya.

Diungkapkan Hasri, Kota Medan merupakan kota pertama dan menjadi pilot project nasional untuk sarana transportasi pendukung menuju bandara. Untuk daerah lain di Indonesia, transportasinya masih jalur darat berupa tol ataupun jalur bus saja dan belum ada jalur kereta api yang menuju bandara seperti di Kota Medan.

“Kita yang pertama di Indonesia dan menjadi pilot project nasional. Itu menjadi salah satu hal, kita belum bisa menyesuaikan jadwal kereta api yang biasanya. Karena pelaksanaannya baru pertama di Indonesia, selain itu kita tidak punya studi banding di daerah lain. Jadwal dan tarif akan disesuaikan, saat ini sedang dibahas, nanti akan kita
publikasikan lagi,” ungkapnya.

Ditanya tentang lahan parkir yang disediakan PT KAI? Untuk mengatasi, kendaraan pribadi yang kemungkinan parkir menginap sampai berhari-hari lamanya di Stasiun Besar Kereta Api Medan, karena sang pemilik  ke luar daerah atau keluar negeri dari Bandara Kuala Namu.

“Masalah parkir ini juga akan kita bahas, karena paling vital selain ketersediaan City Check In. Kemungkinan parkir, kita akan pakai lahan di Jalan Jawa atau di Lapangan Merdeka. Termasuk sistem parkir menginap dan tarif parkirnya. Kita sedang membahasnya bersama Pemko Medan. Karena nantinya, dari pengelolaan parkir, kita juga akan bagi hasil dengan Pemko Medan,” pungkas Hasri. (Muhammad Isya)

Share This Article

LAPK: Pembatasan BBM Langgar Hak Konsumen

Next Story »

Minim Pendanaan, Pertumbuhan BPR di Medan Lambat

4 Comments

  1. mr.Easy
    January 13, 2013

    Mungkin iya…tetapi di daerah saya DIY, bandara Adi Internasional Adisucipto malah sudah ada jalur keretan dan stasiun persis didepan loby bandara…????

    Reply
  2. imam pamuji
    July 13, 2013

    Iya, sudah ada jugja yang lebih dulu ,jadi ini bukan yang pertama donk yah

    Reply
  3. Norman
    July 19, 2013

    Yang pertama maksudnya itu… Karena anda bisa melakukan check in di stasiun baru kebandara… Yang gak punya tiket pesawat yangak bisa naik kereta api ke bandara.. Karena fasilitas kereta api itu hanya buat penumpang yang ke bandara. Bukan untuk umum. Beda dengan di DIY …karena kebetulannaja itu stasiun dapan bandara.

    Reply
  4. July 25, 2013

    Selaku orang yang pernah tinggal di daerah Bdr. Selamat/Tembung, Deli Serdang, meskipun gak tinggal di Medan lagi, aku bangga akhirnya bandara kualanamu beroperasi dan ada akses kerata api pula dari Medan. Semoga setelah beroperasi, dapat terpelihara dengan baik..

    Reply

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film

  • the-equalizer

    The Equalizer

    3 weeks ago

    MEDAN – Sebuah gebrakan besar baru-baru ini lahir dari sutradara Antoine Fuqua yang sebelumnya dikenal  dengan  film-film bertema  kriminal  seperti  Training Day, Brooklyn Finest, hingga Olympus Has ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    SexHealthLiving

  • Dr-Lee-Lasik

    Mata Indah: Antara Rias Wajah dan Kesehatan

    4 weeks ago

    JAKARTA – Keanekaragaman produk riasan mata, lensa kontak mewah, kacamata hitam yang keren, dan bingkai kacamata rancangan desainer ternama menyiratkan satu tujuan; orang ingin membuat mata mereka ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Culinary

  • indian-cuisine-edit

    Nikmati Indian Cuisine di JW Marriott Medan

    22 hours ago

    MEDAN – Diwali yang jatuh pada 23 Oktober 2014 turut dirayakan di Marriott Café JW Marriott Hotel, Medan. Diwali adalah festival tahun baru dalam agama Hindu. Festival ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Travel

  • valentino-rossi-sepang

    Yuk Nonton MotoGP Sepang

    4 days ago

    MEDAN – Anda suka menonton adu kebut roda dua terkencang di sirkuit jalanan, MotoGP? Mungkin Anda bisa menandai kalendar pada 24-26 Oktober mendatang. Saat itu, di Sirkuit ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Classified Ads

    Brows more Blog post

    More