MUSIM penghujan yang belakangan ini sering terjadi di kota Medan nampaknya harus diwaspadai oleh masyarakat kota Medan, khususnya bagi pekerja lapangan seperti jurnalis. Atau pekerja lapangan lainnya. Pasalnya pasien penderita jamur dan alergi kulit meningkat drastis sepekan ini.
Hal ini disampaikan oleh Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Irwan F Rangkuti ketika dijumpai di RS Pirngadi, Jumat (11/5). Ia mengatakan bahwa musim penghujan saat ini mengakibatkan masyarakat sangat rentan dengan penyakit jamur dan alergi pada kulit karena cuaca dan pakaian lembab yang kerap digunakan.
“Musim penghujan seperti ini memang kerap menimbulkan penyakit jamur dan alergi, terutama jamur, karena dalam keadaan hujan, pakaian digunakan kadang dalam keadaan lembab,”ujarnya.
Namun begitupun, Irwan menambahkan bahwa baik itu keadaan hujan maupun panas jamur kerap kali menjadi penyakit kulit yang mendominan. “Jamur susah diprediksi, panas salah, hujan juga salah. Intinya kita harus jaga kebersihan dengan sering menganti pakaian dan pakaian dalam,”ujarnya.
Dijelaskan Irwan, masyarakat yang beresiko besar terjangkit penyakit kulit adalah kaum wanita, pasalnya wanita sering kali menggunakan celana jeans ketat dan bahan jeans tidak menyerap keringat.
“Kalau bisa pake pakaian jangan yang terbuat dari karet ataupun jeans karena tidak menyerap keringat, lebih baik menggunakan pakaian yang terbuat dari katun, apalagi wanita diharapkan menghindari pakaian yang super ketat, karena itu membuat keringat mengendap,”ujarnya. (Laporan: Puput Julianti Damanik)










