Otorita Asahan Tempatkan Dana Rp 200 M di Bank Sumut

RN May 22, 2012 0
Otorita Asahan Tempatkan Dana Rp 200 M di Bank Sumut

MEDAN –  Otorita Asahan (OA) menempatkan dana senilai Rp 100 miliar di PT Bank Sumut yang akan digunakan untuk pengembangan kewirausahaan di 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di kawasan operasional PT Inalum. Sehingga, total dana yang telah ditempatkan OA di bank tersebut mencapai Rp 200 miliar.

Hal tersebut tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) antara Otorita Asahan dengan PT Bank Sumut tentang kerja sama pengembangan kewirausahaan yang tertuang dalam Nomor 03/K-OA/ANK/V/2012 dan 022/Dir/DKr-KRS/MOU/2012.

“Ini pola yang tepat. Kerja sama ini untuk pemberdayaan ekonomi mikro dan merupakan kebersamaan membangun ekonomi kerakyatan,” kata Direktur PT Bank Sumut, Gus Irawan Pasaribu, di Gedung Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (22/5/2012).

Adanya dana deposito sebesar Rp 100 miliar dari OA ke Bank Sumut, cukup membantu memperkuat penyaluran kredit untuk ekonomi mikro. Sebelumnya Otorita Asahan sudah menyimpan Rp 100 miliar.

Gus mengatakan untuk plafonnya seperti kredit ekonomi mikro yakni Rp 5 juta sampai Rp 500 juta. Hingga kini, lanjutnya, Bank Sumut telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,3 triliun dengan jumlah nasabah 1,6 juta nasabah.

Penyaluran ini juga dikhususkan kepada daerah yang letak geografisnya dekat dengan perusahaan Otorita Assahan. “Ada 10 kabupaten/kota yang dikhususkan mendapatkan dana tersebut yakni, Samosir, Tobasa, Taput, Humbahas, Simalungun, Karo, Batubara, Tanjung Balai, Asahan, dan Dairi,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Otorita Asahan, Effendi Sirait mengatakan, tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan kerja sama dalam pembinaan, pelatihan dan pembangunan kewirausahaan melalui pelatihan dan
pembiayaan.

“Selain Bank Sumut, kita juga telah menanamkan dana ke BRI, Bank Mandiri, dan BNI. Terpilihnya Bank Sumut karena dianggap memiliki prestasi dalam hal penyaluran kredit usaha rakyat ekonomi mikro,” ujarnya.

Effendi menjelaskan yang diharapkan nantinya yakni pengembangan model-model pelatihan kewirausahaan, pengembangan dan jaringan kewirausahaan, pembinaan dan pengembangan wirausaha, serta pengembangan kemampuan kemampuan pemodalan melalui skim kredit mikro dan kecil. (Muhammad Isya)

Leave A Response »

Switch to our mobile site