PDRB Sumut Naik 3,37%

Alexander November 12, 2013 0
PDRB Sumut Naik 3,37%

MEDAN – Kinerja perekonomian atau pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan III tahun 2013 bila dibandingkan dengan triwulan II tahun 2013 (q-to-q), yang digambarkan oleh PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) atas dasar harga konstan 2000 mengalami peningkatan sebesar 3,37 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno, di kantornya Jalan Asrama Helvetia Medan, menjelaskan, pertumbuhan tersebut terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi pada sektor sektor jasa-jasa 4,42 persen, disusul oleh sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan 4,34 persen, sektor pertanian 4,13 persen, sektor industri pengolahan 3,36 persen, sektor perdagangan, hotel, dan restoran 2,94 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 2,35 persen, sektor pertambangan dan penggalian 1,70 persen, sektor listrik, gas, dan air bersih 1,54 persen dan sektor bangunan 1,42 persen.

Sektor industri pengolahan pada triwulan III tahun 2013 memberi kontribusi terbesar terhadap PDRB Sumut yaitu sekitar 21,48 persen, diikuti oleh sektor pertanian sebesar 21,08 persen, serta sektor perdagangan, hotel, dan restoran 19,40 persen. Sektor listrik, gas dan air bersih memberi kontribusi terendah terhadap perekonomian yaitu sebesar 0,86 persen.

“Besaran PDRB Sumatera Utara pada triwulan III tahun 2013 atas dasar harga berlaku mencapai Rp.103,57 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp.36,16 triliun,” kata Suharno.

Berdasarkan pendekatan penggunaan (expenditure), bila dibandingkan dengan triwulan II tahun 2013 (q-to-q),konsumsi rumah tangga pada triwulan III tahun 2013 tumbuh sebesar 2,89 persen, konsumsi lembaga nirlaba tumbuh sebesar 1,06 persen, konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 1,64 persen dan pembentukan modal tetap bruto tumbuh sebesar 1,41 persen sedangkan ekspor barang dan jasa neto mengalami kontraksi sebesar 0,20 persen.

Konsumsi rumah tangga triwulan III tahun 2013 memberi kontribusi terbesar, yaitu sekitar 59,99 persen, disusul oleh pembentukan modal tetap bruto 21,38 persen, dan konsumsi pemerintah 9,79 persen, ekspor barang dan jasa neto 7,99 persen (ekspor barang dan jasa 42,12 persen dan impor barang dan jasa 34,13 persen) dan konsumsi lembaga nirlaba 0,31 persen.

Bila dibandingkan triwulanan III tahun 2012 (y-on-y), perekonomian Sumatera Utara pada Triwulan III tahun 2013 tumbuh sebesar 5,95 persen.

Sumber pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara triwulan III tahun 2013 (y-on-y), bersumber dari komponen konsumsi rumah tangga 4,74 persen, diikuti oleh komponen pembentukan modal tetap bruto 1,48 persen dan komponen konsumsi pemerintah 0,43 persen, sedangkan ekspor barang dan jasa neto minus 1,09 persen(ekspor barang dan jasa 2,61 persen dan impor barang dan jasa 3,70 persen). (sya)

Leave A Response »

Switch to our mobile site