MEDAN – Lima orang berkebutuhan khusus hari ini mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tingg Negeri (SNMPTN) di Universitas Negeri Medan (Unimed).
Menurut Rektor Unimed, Ibnu Hajar, yang mendaftar melalui online dan mengaku memiliki kebutuhan khusus ada sekitar 60 orang.
“Dari hasil yang kita terima dari pihak IT, ada 60 orang yang mengaku berkebutuhan khusus, tetapi setelah kita cari selediki, cuma lima orang saja,” katanya kepada Medan Magazine, Selasa (12/6/2012).
Menurut Ibnu, peserta yang berkebutuhan khusus didampingi pengawas khusus selama mengikuti ujian.
“Kita siapkan pengawas khusus yang membacakan dan menuliskan jawabannya di lembar jawabannya,” katanya.
Ibnu juga mengatakan, setelah meninjau langsung ia memiliki wacana, agar peserta yang berkebutuhan khusus bisa diberikan tempat khusus.
“Kita berfikiran untuk memberikan tempat khusus juga. Bukan maksud membedakan juga sih, cuma supaya dia merasa nyaman dan pengawas pun juga lebih leluasa membantu yang bersangkutan,” katanya.
Ibnu menambahkan, saran ini akan dicoba disampaikannya pada saat evaluasi nantinya.
Tahun ini sendiri, Unimed menerima peserta ujian SNMPTN sebanyak 19.116 orang, dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 18.865 orang.
Untuk SNMPTN Unimed tahun ini berlokasikan di UMSU dan juga IAIN-SU. Khusus Unimed untuk ujian kategori IPS, UMSU untuk kategori IPA, sedangkan IAIN-SU untuk kategori IPC. (Rizki Ardhani)













