PRSU Berhasil Tingkatkan Omzet Perajin Rotan Kota Medan

Produk Handycraft di PRSU

MEDAN – Sejumlah perajin rotan di Kota Medan mulai bergairah melangsungkan usahanya menyusul terus meningkatnya permintaan konsumen akan produk-produk kerajinan rotan.

 Ahmad, salah seorang perajin rotan yang mengikuti pameran di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 mengatakan, saat ini banyak warga yang mulai memesan hasil kerajinan rotan terutama kursi dan meja.
“Sejak hari pembukaan PRSU,memang permintaan cukup banyak,rata-rata 2-3 set kursi tamu, dan meja makan serta sejumlah aksesoris ruang tamu, seperti  cermin berbinkai dan lampu hias banyak dibeli” katanya,Sabtu malam (24/3/12).

Diungkapkannya, tiga  bulan terakhir ini kondisi daya beli masyarakat akan  kerajinan rotan lesu. Memasuki bulan Maret ini baru  bisa mengembangkan usahanya sekaligus mengikuti even PRSU ke 41 ini .

“Dibandingkan sewaktu mengikuti PRSU tahun-tahun sebelumnya pendapatan dari penjualan kerajinan rotan cukup signifikanlah,” sebut Ahmad.
Dijelaskannya, kendala yang dihadapinya sebagai perajin selama ini adalah terbatasnya bahan baku sehingga memicu terjadinya kenaikan harga. Selain dari Sumut sendiri, pihaknya paling banyak memasok bahan baku dari Kalimantan, Aceh dan Pekanbaru. Padahal, kata dia, kualitas rotan di Sumut cukup bagus namun karena produksi rotan Sumut sangat kecil terpaksa pihaknya memasok dari luar.

“Kondisi ini membuat biaya operasional semakin tinggi dan menyebabkan harga jual produk rotan buatannya lumayan tinggi. Untuk satu set kursi tamu misalnya, dipatok di atas Rp 3 juta, sedangkan kursi keluarga dipatok pada angka Rp 4,5 juta per set,” ujarnya.

Dengan meningkatnya jumlah pesanan dalam PRSU kali ini, Ahmad mengaku bergairah untuk memproduksi kerajinan-kerajinan rotan. Dia hanya berharap, pemerintah terus memperhatikan pelaku-pelaku UKM sepertinya khususnya dalam hal ketersediaan bahan baku yang makin hari makin mahal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Medan, Qamarul Fattah mengatakan, pihaknya terus berupaya membina pelaku-pelaku UKM yang ada di Kota Medan bisa bertahan dan berkembang.

“Selama ini kami gencar melakukan pelatihan keterampilan serta melakukan beberapa upaya lainnya guna mendukung tumbuhnya sektor UKM,” kata Fatah kepada Medan Magazine melalui telepon seluluernya.

Selain pelatihan keterampilan, pihaknya juga mensosialisasikan pentingnya menjaga mutu produk UKM yang dihasilkan sehingga mampu bersaing di pasaran dan memiliki nilai jual tinggi.
“Kami juga akan terus mendekatkan pelaku UKM yang ada dengan pasar melalui even-even promosi seperti PRSU itu sehingga pendapatan perajin pun mereka bertambah,” ungkapnya. (Laporan: Muhammad Isya)

Share This Article

Harga Emas London Stagnan Rp 488.500 per Gram

Next Story »

Main Real Football di Global Teleshop Berhadiah BlackBerry

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film

  • the-equalizer

    The Equalizer

    3 months ago

    MEDAN – Sebuah gebrakan besar baru-baru ini lahir dari sutradara Antoine Fuqua yang sebelumnya dikenal  dengan  film-film bertema  kriminal  seperti  Training Day, Brooklyn Finest, hingga Olympus Has ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    SexHealthLiving

  • sleepy-girl

    Awas 5 “Warning” Tubuh Ini

    2 days ago

    MEDAN – Mencukupi kebutuhan nutrisi sangat penting agar tubuh bisa beraktivitas dengan semestinya. Ketika pola makan Anda kurang nutrisi, jangan heran jika akan mengalami gejala-gejala aneh pada tubuh. ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Culinary

  • santika-medan

    Yuk Cicipi Masakan Italia di Santika Medan

    1 week ago

    MEDAN – Bulan Desember ini, Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan diramaikan dengan makanan Indonesia dipadukan dengan Italia dalam gelaran awal bulan Raon-raon Saminggu Makan Sukak-Sukak ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Travel

  • Panda-Singapura

    Kenapa Panda Berwarna Hitam Putih?

    1 month ago

    JAKARTA – Panda yang berasal dari Cina adalah hewan yang sangat langka. Diperkirakan hanya ada sekitar 2.000 sampai 3.000 panda di seluruh dunia. Bentuk tubuh panda sangat ...

    Read More
  • Brows more Blog post

    More

    Classified Ads

    Brows more Blog post

    More