Rajin Kosumsi Air Putih Lancarkan Peredaran Darah

Mohammed Bintang June 17, 2012 0
Rajin Kosumsi Air Putih Lancarkan Peredaran Darah

MEDAN - Bagi Anda yang selama ini jarang untuk mengkonsumsi air putih/mineral, mulai sekarang harus rajin. Kenapa?

Perlu Anda ketahui, sekitar 80 persen tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah merupakan dua organ penting yang memiliki kadar air di atas persentase tersebut.

Menurut Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Sari Mutiara Medan, dr Syaiful Ramadhan, secara normal sedikitnya kita butuh 2 liter air/hari atau 8 gelas air/hari.

“Bagi perokok, jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan
sekresi. Akan lebih baik lagi bila mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal,” katanya.

Dijelaskannya, air dalam tubuh berfungsi untuk menjaga kesegaran, membantu pencernaan ,dan mengeluarkan racun didalam tubuh .

Menurut sebuah penelitian, air putih dipercaya bisa mencegah terjadinya stroke dan serangan jantung.

“Air putih bukan hanya baik untuk orang dewasa namun baik bagi anak-anak bahkan bayi. Namun, perlu diperhatikan bahwa minum air putih secara berlebihan sekaligus juga tidak baik bagi tubuh, jadi minumlah air putih secukupnya,” tambahnya.

Disarankannya, padapagi hari saat bangun tidur, disarankan minum air putih antara 1 – 2 gelas guna menganti cairan yang telah dikeluarkan tubuh.

Kekurangan air bagi darah sangat berbahaya bagi tubuh. Saat kekurangan air, maka darah akan menjadi kental dan mengakibatkan perjalan darah sebagai media transportasi oksigen dan zat-zat makanan menjadi terganggu.

“Saat melewati ginjal, darah yang kental ini juga akan mengganggu proses filterisasi atau penyaringan racun oleh ginjal terganggu. Ginjal yang memiliki saringan yang sangat halus ini harus bekerja eksrtra karena harus menyaring darah yang kental,” katanya.

Oleh karena itu,  kerja ginjal yang  ekstra keras ini, bila  kekerungan cairan bisa mengakibatkan ginjal rusak, dan  mengharuskan kita untuk melakukan cuci darah secara rutin,” terangnya. (Laporan: Rizki Ardani)

Leave A Response »

Switch to our mobile site