Tahun 2030, Ekonomi Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Alexander February 8, 2013 0
Tahun 2030, Ekonomi Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

logo-medanmagazineMEDAN – Perkembangan ekonomi Indonesia ke depan akan semakin menggembirakan. Dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, maka pada tahun 2030 Indonesia akan berada di 10 besar ekonomi dunia dan tahun 2050 bisa berada pada posisi lima besar.

Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), drg Chairul Tanjung MM saat memberikan kuliah umum bertajuk “Membangun Kewirausahaan Guna Membawa Indonesia Menuju Kancah Dunia,” di Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Dr Mansyur Medan, Kamis (7/2/2013), pria yang biasa disapa CT itu menyebutkan bahwa asumsi pertumbuhan ekonomi ini sesuatu yang realistis.

“Pada 2050 Indonesia akan berada di lima besar ekonomi dunia. Ada beberapa negara Asia lainnya yang perekonomiannya terus tumbuh seperti India dan China,” tukas Tanjung dalam kesempatan yang turut dihadiri Rektor USU, Prof Dr dr Syahril Pasaribu DTM&H, Sp.A(K) MSc, dan dua anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Rahmat Shah dan Parlindungan Purba serta Ketua MWA USU, Joefly Bahroeny.

Disebutkan CT, tren saat ini, ekonomi Asia terus bertumbuh dan bakal menguasai ekonomi dunia. Dari sisi pertumbuhan ekonomi, kawasan Asia dibagi dalam tiga areal besar yang disebut greater. Yakni Greater china yang termasuk Jepang dan Korea Selatan, kemudian Greater India termasuk di sana Pakistan dan negara sekitarnya, sementara yang ketiga Greater Indonesia.

Pada tahun 2030, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Greater India, Greater China, dan Greater Indonesia akan melampaui PDB Amerika Serikat dan Eropa. Secara khusus, Greater Indonesia akan menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi dunia.

Menuju pertumbuhan itu, maka segala potensi yang ada harus dioptimalkan dan menjadi keunggulan. Perkembangan jumlah penduduk Indonesia yang sekarang ini sudah mencapai 250 juta, menjadi keunggulan juga. Dibutuhkan sumber daya manusia yang banyak, namun terlatih.

“Dibutuhkan 113 juta tenaga kerja terlatih pada tahun 2030 itu. Kalau sekarang kan hanya 50 juta tenaga kerja terlatih,” kata CT.

Kuliah umum Chairul Tanjung ini dihadiri 2.000 peserta, antara lain para mahasiswa penerima beasiswa, beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti fotografi, pecinta alam dan pers kampus. Peserta juga datang dari Gapki, Kadin, dan mahasiswa Politeknik Negeri Medan, kalangan perbankan yang antara lain dari BNI, BTN, Mandiri, Bank Sumut dan perusahaan daerah.

USU-CT Foundation MoU

Pada kesempatan itu Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dan Ny Anita Chairul Tanjung selaku Ketua CT Foundation menandatangi kerjasama dalam rangka mengoptimalkan prinsip kemitraan yang saling memberikan manfaat kedua belah pihak.

“Kita berharap dari MoU ini akan dapat dikembangkan bentuk kerjasama lainnya terutama USU yang saat ini membutuhkan uluran tangan bantuan para donator,” ujar Syahril.

Dia juga menyebutkan, saat ini terdapat 14 fakultas, 1 sekolah pascasarjana dengan 144 program studi dan jumlah mahasiswa aktif 44.246 serta jumlah dosen 1.564 orang. (Muhammad Isya)

Leave A Response »

Switch to our mobile site